Hubungan Antara Komunikasi Efektif Dengan Medication Error di Instalasi Farmasi Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.67721/jf.v1i1.17Keywords:
medication error, perilaku pencegahan, tenaga kefarmasian, pharmaceutical personnel, prevention behaviorAbstract
Medication error merupakan salah satu masalah keselamatan pasien yang masih sering terjadi di rumah sakit dan dapat berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, serta biaya pelayanan kesehatan. Tenaga kefarmasian memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya medication error melalui pelayanan kefarmasian yang aman dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan medication error pada tenaga kefarmasian di Rumah Sakit X Jakarta tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kefarmasian di Rumah Sakit X Jakarta sebanyak 114 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup variabel pengetahuan, sikap, komunikasi efektif, belief, paparan informasi, dan perilaku pencegahan medication error. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, komunikasi efektif, belief, dan paparan informasi dengan perilaku pencegahan medication error pada tenaga kefarmasian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian serta penguatan budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
References
Amelia, R., Putri, D. A., & Wibowo, A. (2025). Pengaruh edukasi medication safety terhadap peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai pencegahan medication error. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(1), 45–53.
American Society of Health-System Pharmacists. (2022). ASHP guidelines on medication safety. Bethesda, MD: ASHP.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: BPS.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York, NY: W. W. Norton & Company.
International Labour Organization. (2022). Care at work: Investing in care leave and services for a more gender equal world of work. Geneva, Switzerland: ILO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman keselamatan pasien di rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (15th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Philadelphia, PA: Wolters Kluwer.
Rahmawati, D., Nurhayati, S., & Hidayat, T. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan medication error pada tenaga kesehatan di rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 12(2), 105–116.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). New York, NY: Pearson Education.
Sari, N., Prasetyo, B., & Anggraini, R. (2025). Gambaran kejadian medication error di rumah sakit Indonesia: Literature review. Jurnal Farmasi Klinis Indonesia, 14(1), 21–34.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Siagian, S. P. (2018). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami, P., Wulandari, R., & Kurniawan, D. (2024). Analisis faktor penyebab medication error dalam pelayanan kefarmasian rumah sakit. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 10(1), 55–67.
Wahyuni, W., Sari, M., & Lestari, D. (2022). Hubungan karakteristik dan tingkat pengetahuan tenaga kesehatan terhadap keselamatan pasien. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 88–96.
World Health Organization. (2022). Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. Geneva, Switzerland: WHO.
World Health Organization. (2024). Medication safety and medication without harm. Geneva, Switzerland: WHO.
World Health Organization. (2024). Patient safety fact sheet. Geneva, Switzerland: WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LENTERA PHARMASCIENCE: Pharmaceutical Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Unduh Template (Indonesia)
Download Template (English)