Pengaruh Lingkungan Fisik dan Waktu Tunggu Terhadap Minat Kunjungan Ulang Melalui Kepuasan Pasien
DOI:
https://doi.org/10.67721/fxr8kz77Kata Kunci:
lingkungan fisik, waktu tunggu, kepuasan pasien, minat kunjungan ulang, rumah sakitAbstrak
Minat kunjungan ulang pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai loyalitas pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Lingkungan fisik dan waktu tunggu menjadi faktor yang dapat memengaruhi kepuasan pasien serta keputusan pasien untuk kembali menggunakan layanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan fisik dan waktu tunggu terhadap minat kunjungan ulang melalui kepuasan pasien di Rumah Sakit Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 200 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan fisik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dan minat kunjungan ulang, serta kepuasan pasien berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang. Waktu tunggu tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, namun berpengaruh signifikan negatif terhadap minat kunjungan ulang. Selain itu, kepuasan pasien terbukti mampu memediasi pengaruh lingkungan fisik terhadap minat kunjungan ulang, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh waktu tunggu terhadap minat kunjungan ulang pasien. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan fisik rumah sakit dan optimalisasi pelayanan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan serta loyalitas pasien untuk melakukan kunjungan ulang.
Unduhan
Referensi
Aisyah, N., Fitriani, D., & Rahman, A. (2023). Hubungan waktu tunggu pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan di rumah sakit Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 101–110.
Aulia, F. N. B. (2025). Analisis fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap minat kunjungan ulang pasien rumah sakit. International Journal of Health Research Innovation, 3(1), 22–34.
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2024). Provinsi Lampung dalam angka 2024. BPS Provinsi Lampung.
Bitner, M. J. (1992). Servicescapes: The impact of physical surroundings on customers and employees. Journal of Marketing, 56(2), 57–71.
Bustami. (2011). Penjaminan mutu pelayanan kesehatan & akseptabilitasnya. Erlangga.
Estefania, E., & Cahyono, E. H. (2025). Pengaruh lingkungan fisik terhadap kepuasan pasien rawat jalan rumah sakit. Journal of Health Care Education, 4(2), 55–67.
Fofilawati, W. O. N. (2025). Hubungan kualitas pelayanan, customer experience, dan minat kunjungan kembali pasien rawat jalan di rumah sakit. Window of Public Health Journal, 6(1), 88–98.
Ghozali, I. (2021). Partial least squares: Konsep, teknik, dan aplikasi menggunakan SmartPLS 4.0 (4th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage Publications.
Handayani, S., Nugroho, A., & Lestari, P. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien melalui kepuasan pasien di rumah sakit. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 27(1), 15–27.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Oliver, R. L. (2014). Satisfaction: A behavioral perspective on the consumer (2nd ed.). Routledge.
Pratiwi, R., Wibowo, H., & Sari, M. (2024). Pengaruh waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 44–53.
Ratu, D. A. Y., Putri, N., & Anggraini, S. (2024). Pengaruh kepuasan pasien terhadap minat kunjungan ulang di rumah sakit menggunakan pendekatan SEM. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(2), 120–132.
Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2022). Partial least squares structural equation modeling. In C. Homburg, M. Klarmann, & A. Vomberg (Eds.), Handbook of market research (pp. 1–47). Springer.
Sari, D. P., Widodo, T., & Kurniawan, R. (2023). Pengaruh lingkungan fisik terhadap kepuasan pasien rawat jalan di fasilitas pelayanan kesehatan. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Indonesia, 14(3), 211–220.
Tjiptono, F. (2019). Pemasaran jasa: Prinsip, penerapan, dan penelitian. Andi Offset.
Venny, V. (2025). Pengaruh service excellence, physical environment, dan kepuasan pasien terhadap revisit intention. Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(2), 56–69.
World Health Organization. (2023). Delivering quality health services: A global imperative for universal health coverage. WHO.
Wulandari, A., Setiawan, B., & Hidayat, T. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan ulang pasien di rumah sakit Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(4), 201–210.
Yamit, Z. (2018). Manajemen kualitas produk dan jasa. Ekonisia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 LENTERA MEDIKA: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Unduh Template (Indonesia)
Download Template (English)